<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss'><id>tag:blogger.com,1999:blog-57202141002668917</id><updated>2009-10-13T20:36:32.676-07:00</updated><title type='text'>Nahdah</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://nahdah-nahdah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/57202141002668917/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nahdah-nahdah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>nahdah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10964509331303347619</uri><email>nahdah_77@yahoo.com</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-57202141002668917.post-5567121183310836692</id><published>2009-01-09T21:14:00.000-08:00</published><updated>2009-01-09T21:16:12.242-08:00</updated><title type='text'>5 cara agar tetap tenang dalam menghadapi masalah</title><content type='html'>Kita seringkali di hadapkan pada berbagai masalah, tentang pekerjaan, karir, rumah tangga, anak,sekolah, dan lain sebagainya. Yang namanya masalah, pastilah sesuatu yang tidak pernah kita inginkan. Siapa pun pasti tidak pernah mengharapkan datangnya masalah. Dan dalam menghadapi berbagai masalah, bermacam ragam cara orang dalam menghadapinya. Diam, mencerocos, menuangkannya ke dalam diary, mengamuk, bahkan ada yang sampai mengakhiri hidupnya. Na’uzubillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, agar masalah tidak terasa berat, mungkin anda perlu mempraktekkan kiat-kiat berikut ini:&lt;br /&gt;1.Be Positive. &lt;br /&gt;Dalam menghadapi masalah, hadapilah dengan berpikir positif, pikiran terbuka, dan kepala dingin, sehingga beban yang dirasakan tidaklah seberat yang dipikirkan sebelumnya.  Karena jika tidak, dunia akan terasa sempit, kecil, dan akan berujung pada keputus asaan. Kalau sudah begitu, bukan solusi dari masalah yang akan kita dapat, tapi justru menimbulkan masalah baru. Iya kalau bunuh dirinya sukses. (Tapi tetap saja merepotkan orang lain). Namun jika ternyata bunuh dirinya tidak sukses dikarenakan perencanaannya kurang matang, atau keburu ketahuan orang lain, jadinya hanya menambah masalah baru. &lt;br /&gt;2.Selalu mencari hikmah di tiap kejadian atau masalah. &lt;br /&gt;Seringkali jika terjadi sesuatu pada kita, orang lain akan berkata, seandainya tidak begini, atau… seandainya kamu mendengarkan kata-kata saya… dan kata-kata lain yang senada dengan kata-kata tadi. Namun, kita jangan terpancing dengan kata-kata tersebut. Hal itu hanya akan membuat kita menyesal dan tidak melihat hikmah dari setiap kejadian yang pada akhirnya akan berujung pada penyesalan yang berkepanjangan.&lt;br /&gt;3.Cari teman curhat. &lt;br /&gt;Jangan biarkan kita larut sendirian dalam masalah yanag sedang kita hadapi. Usahakan untuk membaginya kepada orang lain. Namun tidak sembarang orang dapat dijadikan tempat curhat. Carilah teman curhat yang punya pikiran dan orientasi positif serta dapat menjadi problem solver, sehingga dengan bercerita kepadanya, beban masalah kita dapat berkurang, dan bisa tetap optimis dalam menghadapi masalah yang dihadapi. &lt;br /&gt;4.Pergi ke tempat-tempat tertentu.&lt;br /&gt;Jika kita tidak terbiasa untuk bercerita kepada orang lain dengan akan masalah yang kita hadapi, mungkin cara satu ini perlu diikuti. Pergilah ke tempat-tempat yang dapat menenangkan hati, tergantung dengan tipikal anda. Ada yang terbiasa pergi ke mal, atau café. Namun ada juga yang terbiasa menyendiri ke pantai atau bisa juga ke gunung. Tapi saya menyarankan, jangan berangkat sendirian. Ajaklah teman atau sahabat anda, agar suasana tidak terasa semakin hampa. &lt;br /&gt;Namun saya menyarankan untuk pergi ke opsi yang ke dua, yakni pantai, gunung, air terjun atau bahkan berenang. Karena, ketika menghadapi masalah, sesungguhnya hati dan kepala kita dalam keadaan panas. Nah, diperlukan penyejuk untuk mendinginkannya. Pada dasarnya, di dalam tubuh manusia, 70 % dari padanya mengandung unsur air. Maka, sudah sewajarnya jika manusia mencintai air.  Dengan mendengar, melihat, atau merasakan air, biasanya beban masalah akan terasa berkurang dibandingkan dengan sebelumnya. Di gunung pun demikian. Walaupun tidak melihat air, namun hawa gunung yang dingin dan lembab  (mengandung air) cukup bisa menentramkan hati dan pikiran yang sedang panas. Tapi saya menyarankan anda untuk tidak berangkat sendirian. Ajaklah teman atau sahabat yang dapat menghibur anda agar suasana tidak terasa semakin hampa. &lt;br /&gt;5.Terapi atau meditasi.&lt;br /&gt;Cara terakhir ini bisa juga ditiru. Jika anda sedang marah, kesal, kecewa, atau apalah, masuklah ke kamar anda. Buat agar suasana kamar anda tidak terang benderang (redup). Yang harus anda lakukan adalah:&lt;br /&gt;•Pasanglah lilin aromaterapi di dalam kamar anda yang redup. Lilin aromaterapi ini banyak dijual di supermarket. Ia diyakini dapat menenteramkan pikiran karena wangi yang dikeluarkannya.&lt;br /&gt;•Kemudian hidupkan lagu instrumentalia (tanpa lirik) yang anda suka. Namun usahakan jangan yang bernada minor. Karena music bernada minor akan membawa anda semakin jauh tenggelam dalam perasaan. Saya menyarankan untuk menghidupkan musik2 yang bernada mayor, dengan tempo lambat.  Musik bernada mayor dapat membangkitkan hawa positif ke dalam hati dan pikiran. &lt;br /&gt;•Ketika musik dan lilin telah dihidupkan, rebahkan tubuh anda di atas kasur. Tinggikan posisi bantal anda, dan pejamkan mata. Selain merebahkan tubuh, anda dapat juga dapat duduk bersila (meditasi). Kedua tangan diletakkan di atas lutut dan mata dalam keadaan terpejam.Tarik napas dengan perlahan, tahan 2 – 4 detik, kemudian hembuskan lewat mulut. Bisa juga sambil dengan berzikir. Lakukan hal ini 15 – 30 menit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/57202141002668917-5567121183310836692?l=nahdah-nahdah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nahdah-nahdah.blogspot.com/feeds/5567121183310836692/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=57202141002668917&amp;postID=5567121183310836692' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/57202141002668917/posts/default/5567121183310836692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/57202141002668917/posts/default/5567121183310836692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nahdah-nahdah.blogspot.com/2009/01/5-cara-agar-tetap-tenang-dalam.html' title='5 cara agar tetap tenang dalam menghadapi masalah'/><author><name>nahdah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10964509331303347619</uri><email>nahdah_77@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='03216135303409571357'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-57202141002668917.post-7306067760397199629</id><published>2008-11-15T04:53:00.000-08:00</published><updated>2008-11-15T05:06:18.309-08:00</updated><title type='text'>Cara Mudah Bikin Warnet Di Rumah</title><content type='html'>Seringkali kita bingung, ketika akan membeli komputer baru... pertanyaan yang muncul di benak kita : "Komputer lamaku mau diapakan?" Kalo dijual... pasti dijual murah sekali... kita akan teringat.. empat tahun lalu ketika baru membeli komputer tersebut... pada saat itu komputer Pentium I merupakan komputer paling cangih! Harganya juga tidak main-main... paling murah juga masih tiga-empat jutaan&lt;br /&gt;sekarang kalo kita tawarkan kepada toko-toko paling banter cuman dihargai&lt;br /&gt;satu-dua jutaan! Makanya kita bakal tidak tega (rugiiiiiii!!!) &lt;g&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alternatif lain... daripada dijual murah.. lebih baik kalo tetap digunakan.&lt;br /&gt;Bukankah lebih bagus kalo komputer tersebut dipakai adik kita yang baru&lt;br /&gt;mulai mengenal komputer.. kalo cuman sekedar mengerjakan tugas sekolahan&lt;br /&gt;dengan MS Word atau Excel 97, pasti lebih dari cukup! Setelah kita membulatkan hati (dan mengosongkan celengan).. maka kita membeli komputer baru yang lebih canggih ya... sebutlah Pentium III atau Pentium 4 lengkap dengan multimedia dan&lt;br /&gt;modem untuk mengakes internet.&lt;br /&gt;Ketika kita sedang asyik chatting atau download lagu mp3 dari internet&lt;br /&gt;dengan komputer baru tersebut.. datanglah adik kita yang lugu.. "Kak, saya juga mau pakai internet untuk cari bahan tugas sekolah... komputer lama kan tidak ada&lt;br /&gt;modemnya..." Well.. reseh juga kalo begini.. kan kita sudah kasih komputer lama kita&lt;br /&gt;(ceritanya tadi sudah mengalah nih) &lt;g&gt;... tapi daripada si adik keluar malam-malam ke warnet untuk mencari bahan tugas sekolahannya.. mending kita pinjamkan komputer baru kita untuk dipakai browsing internet barang sejam.. dua jam... tiga jam.. eh eh.. kok malah si adik yang betah di depan komputer baru kita? Nah... daripada bergantian memakai komputer yang sama untuk akses internet, ada cara lain yang lebih bagus untuk berbagi akses internet secara bersamaan... namanya Internet Connection Sharing... sama persis dengan prinsip kerja komputer-komputer di warnet. Dengan cara ini, maka komputer Si Kakak menjadi gateway (pintu gerbang) internet atau istilah kerennya "server internet" untuk komputer Si Adik. Jadi kita bisa tetap asyik chatting sambil download lagu mp3 sementara di kamar sebelah si adik bisa tenang-tenang browsing internet mencari bahan tugas sekolahannya tanpa harus ditunggui Si&lt;br /&gt;Kakak yang menggerutu di belakangnya. Semuanya dengan biaya koneksi internet&lt;br /&gt;yang sama dengan jika hanya komputer Si Kakak mengakses internet. Kalo&lt;br /&gt;dihitung-hitung.. jadinya malah menguntungkan.. karena dengan biaya yang&lt;br /&gt;dulunya untuk satu orang.. sekarang dua orang bisa mengakses internet secara&lt;br /&gt;bersamaan dengan satu modem!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip ini juga berlaku untuk kantor kecil yang mulai berkembang.. ketika&lt;br /&gt;dilakukan penambahan unit komputer seringkali juga dilakukan penambahan&lt;br /&gt;modem + registrasi internet untuk setiap komputer baru. Padahal hal ini&lt;br /&gt;sebenarnya tidak perlu dan terkesan boros, asalkan kita sudah mengerti&lt;br /&gt;prinsip dasar dalam menghubungkan dua atau lebih komputer ke dalam sebuah&lt;br /&gt;jaringan LAN (Lokal Area Network) maka setiap kali kita menambah komputer&lt;br /&gt;maka kita cuma perlu menambahkan ethernet card (disebut juga sebagai LAN&lt;br /&gt;card) dan seutas kabel UTP (disebut juga sebagai kabel Beilden) untuk&lt;br /&gt;dihubungkan ke HUB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut di bawah ini adalah cara-cara praktis untuk menghubungkan dua atau&lt;br /&gt;lebih komputer&lt;br /&gt;agar bisa mengakes internet secara bersamaan, persis seperti di warnet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mulai dengan bahan-bahan yang dibutuhkan...&lt;br /&gt;    1. Sebuah komputer yang akan dijadikan gateway (pintu gerbang) internet&lt;br /&gt;atau kerennya disebut "server internet". Karena kebanyakan dari kita sudah&lt;br /&gt;"terlanjur cinta" dengan Microsoft Windows maka komputer gateway ini harus&lt;br /&gt;menggunakan salah satu di antara ketiga sistem operasi berikut ini : Windows&lt;br /&gt;98 Second Edition, Windows 2000, atau Windows Me.&lt;br /&gt;    2. CD Installer atau folder berisi master : Windows 98 Second Edition,&lt;br /&gt;Windows&lt;br /&gt;2000, atau Windows Me.&lt;br /&gt;    3. Satu atau lebih komputer yang akan dijadikan sebagai klien dengan&lt;br /&gt;salah satu sistem operasi Windows 95, Windows 98, Microsoft Windows NT 4.0,&lt;br /&gt;Windows 2000 atau Windows Me.&lt;br /&gt;    4. Sebuah modem yang terpasang pada komputer gateway.&lt;br /&gt;    5. Ethernet atau LAN card yang terpasang pada semua komputer (termasuk&lt;br /&gt;pada komputer gateway dong!).&lt;br /&gt;    6. Kabel dan HUB.&lt;br /&gt;        Catatan khusus menyangkut kabel dan hub :&lt;br /&gt;        a. Secara praktis kita tidak akan membahas hal-hal rumit tentang&lt;br /&gt;berbagai topologi jaringan.. maka kita langsung menggunakan topologi&lt;br /&gt;star-hub yang paling&lt;br /&gt;populer digunakan.&lt;br /&gt;        b. Jika kita hanya menghubungkan dua unit komputer, maka kita TIDAK&lt;br /&gt;membutuhkan HUB.. cukup dengan seutas kabel UTP CROSS-OVER dan ethernet card&lt;br /&gt;pada masing-masing kedua komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua komputer terhubung secara fisik dengan kabel UTP.. maka kita&lt;br /&gt;mulai melakukan setting LAN.&lt;br /&gt;Prosesnya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;    1. Setting TCP/IP pada semua komputer termasuk server.&lt;br /&gt;        Ketika kita sudah menginstall driver ethernet card dengan benar..&lt;br /&gt;maka di layar dekstop akan muncul sebuah icon baru bernama "NETWORK&lt;br /&gt;NEIGBORHOOD"&lt;br /&gt;    a. Klik-kanan icon "Network Neighborhood"&lt;br /&gt;    b. Properties - [Network] Configuration&lt;br /&gt;    c. Klik tombol File and Print Sharing...&lt;br /&gt;        Aktifkan "I want to be able to give others access to my files.&lt;br /&gt;        Aktifkan "I want to be able to give others access to print to my&lt;br /&gt;printer(s)&lt;br /&gt;    d. Klik OK&lt;br /&gt;    e. Dalam installed network components : Klik TCP/IP -&gt; NAMA ETHERNET&lt;br /&gt;    f. Klik Properties - IP Address&lt;br /&gt;        Specify an IP Address :&lt;br /&gt;        IP Address : 192.168.0.1&lt;br /&gt;        Subnet Mask : 255.255.255.0&lt;br /&gt;    g. Klik OK&lt;br /&gt;---------&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;---------&lt;br /&gt;        Aturan dalam mengisi IP Address (Private Networking) :&lt;br /&gt;        1. Setiap komputer harus diberikan IP Address yang BERBEDA, mulai&lt;br /&gt;dari 192.168.0.1 sampai maksimum 192.168.0.255, khusus untuk komputer&lt;br /&gt;gateway internet HARUS diberikan IP Address 192.168.0.1 sedangkan komputer&lt;br /&gt;berikutnya bisa dimulai dengan 192.168.0.2, 192.168.0.3... dst sampai dengan&lt;br /&gt;192.168.0.255. Jadi angka yang berubah hanya digit yang terakhir.&lt;br /&gt;        2. Subnet Mask harus SAMA untuk semua komputer. Jadi semua komputer&lt;br /&gt;harus diisikan Subnet Mask 255.255.255.0.&lt;br /&gt;---------&lt;br /&gt;    h. Kita kembali ke [Network] Configuration&lt;br /&gt;    i. Tab [Network] Identification&lt;br /&gt;        Computer name : Server (atau Client, atau nama anda... harus BERBEDA&lt;br /&gt;di setiap komputer)&lt;br /&gt;        Workgroup : elextra (atau nama group kesayangan anda... harus SAMA&lt;br /&gt;di setiap komputer)&lt;br /&gt;    j. Klik OK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah... sekarang komputer akan minta untuk direstart...&lt;br /&gt;sesudah komputer direstart maka kita akan mulai untuk setting Internet&lt;br /&gt;Connection Sharing :&lt;br /&gt;    a. Klik Start - Settings - Control Panel - Add/Remove Programs - Windows&lt;br /&gt;Setup&lt;br /&gt;    b. Klik "Internet Tools" kemudian klik Details...&lt;br /&gt;    c. Aktifkan "Internet Connection Sharing"&lt;br /&gt;    d. Klik OK kemudian Klik Apply.&lt;br /&gt;    e. Setelah itu Windows akan menginstall file-file yang diperlukan oleh&lt;br /&gt;ICS (jika Windows meminta file-file, anda harus memasukkan CD Installer&lt;br /&gt;Windows atau menunjukkan path ke folder master Windows, misalnya&lt;br /&gt;D:\Master\Win98SE).&lt;br /&gt;    f. Muncul Internet Connection Sharing Wizard&lt;br /&gt;    g. Klik Next dua kali. - Welcome to the Internet Connection Wizard :&lt;br /&gt;        Gunakan pilihan ketiga "I want to set up my Internet Connection&lt;br /&gt;manually, or I want to connect through a local area network (LAN)".&lt;br /&gt;        "How do you connect to the Internet?" - Pilih "I connect through a&lt;br /&gt;phone line and a modem"&lt;br /&gt;        Choose modem - Select a modem to use to connect to the internet -&lt;br /&gt;Isi dengan nama (merek) modem yang digunakan pada komputer gateway.&lt;br /&gt;        Kemudian kita mulai mengisi setting ISP yang akan digunakan : No&lt;br /&gt;Telpon ISP (hilangkan tanda chek pada "Dial using the area code and country&lt;br /&gt;code". Klik Advance untuk setting IP dan DNS jika dibutuhkan.&lt;br /&gt;        Isi User Name &amp; Password . Jika password dikosongkan, akan muncul&lt;br /&gt;peringatan bahwa anda tidak akan bisa terhubung tanpa mengisi password...&lt;br /&gt;acuhkan saja.. pilih YES.&lt;br /&gt;        Connection Name : berikan nama koneksi, misalnya nama ISP.&lt;br /&gt;        Do you want to set up an Internet Mail account now - Pilih NO.&lt;br /&gt;        Finish.&lt;br /&gt;        Select network adapter : pilih nama (merek) ethernet card yang&lt;br /&gt;digunakan.&lt;br /&gt;        Create a client configuration disk - tidak perlu, pilih CANCEL saja.&lt;br /&gt;        Restart komputer.&lt;br /&gt;    h. Start - Settings - Control Panel - Internet Options - Connection&lt;br /&gt;Sharing...&lt;br /&gt;        General: aktifkan Enable Internet Connection Sharing&lt;br /&gt;                     aktifkan Show Icon in Taskbar&lt;br /&gt;        Connect to the Internet using: Dial-up Adapter&lt;br /&gt;        Connect to my home networking using: nama (merek) ethernet.&lt;br /&gt;        Restart komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah.. mudah kan? Sekarang anda sudah bisa menikmati Internet Connection&lt;br /&gt;Sharing ala warnet di rumah!&lt;br /&gt;Jika ada kesulitan dalam menerapkan cara-cara di atas, silahkan mengirimkan&lt;br /&gt;e-Mail ke elextra-owner@yahoogroups.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----- End of forwarded message from Elextra Komputer Makassar -----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;HOMEPAGE: Mailing List &amp; Database Center - &lt;http://www.indopubs.com&gt;&lt;br /&gt;---&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/57202141002668917-7306067760397199629?l=nahdah-nahdah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nahdah-nahdah.blogspot.com/feeds/7306067760397199629/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=57202141002668917&amp;postID=7306067760397199629' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/57202141002668917/posts/default/7306067760397199629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/57202141002668917/posts/default/7306067760397199629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nahdah-nahdah.blogspot.com/2008/11/cara-mudah-bikin-warnet-di-rumah.html' title='Cara Mudah Bikin Warnet Di Rumah'/><author><name>nahdah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10964509331303347619</uri><email>nahdah_77@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='03216135303409571357'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-57202141002668917.post-7545719742236641425</id><published>2008-11-09T18:01:00.000-08:00</published><updated>2008-11-09T18:03:30.418-08:00</updated><title type='text'>November 10, 2008</title><content type='html'>Sepanjang perjalanan pulang dari Sawangan aku tidak habis berpikir… Semua orang bangga dengan adikku (no.3) yang hebat. Adikku yang keempat pun begitu pula, ‘Saya bangga mempunyai kakak yang hebat…’&lt;br /&gt;Seharusnya… aku juga bangga akan hal itu. Punya adik yang hebat. Tapi… apa untungnya itu buatku? Aku hanya menjadi karyawan baginya, sementara ia dikelilingi oleh parasit-parasit yang membuatku muak.&lt;br /&gt;Aku, dan adikku yang no. 4, selalu berusaha menjaganya dari gigitan parasit-parasit sombong itu. Tapi sayangnya… adikku tidak menyadari bahwa kami melindunginya. Dan itu membuatku merasa kerdil di hadapannya, di hadapan mereka pula.&lt;br /&gt;Dulu….&lt;br /&gt;Aku pernah merasa bangga akan diriku. Merasa besar…. Walaupun berada dikumpulan pohon-pohon kecil. Tapi kini, justru aku jadi merasa kerdil dan tidak berarti apa-apa di antara pohon-pohon besar. Dan itu yang kini membuatku berada pada titik jenuh. Titik di mana aku sudah tidak sanggup lagi memberikan kontribusi terbaikku untuk adikku yang hebat itu.&lt;br /&gt;Hanya motivasinya yang tidak pernah henti itulah yang terus membuatku bertahan untuk tetap berada di hutan belantara besar. &lt;br /&gt;Aku sadar… &lt;br /&gt;Aku paham…&lt;br /&gt;Ia pun ingin aku bisa menjadi besar dan hebat sepertinya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya... harus ku akui.. &lt;br /&gt;Satu kalimat untukmu ‘dik…&lt;br /&gt;Aku pun bangga padamu!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/57202141002668917-7545719742236641425?l=nahdah-nahdah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nahdah-nahdah.blogspot.com/feeds/7545719742236641425/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=57202141002668917&amp;postID=7545719742236641425' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/57202141002668917/posts/default/7545719742236641425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/57202141002668917/posts/default/7545719742236641425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nahdah-nahdah.blogspot.com/2008/11/november-10-2008.html' title='November 10, 2008'/><author><name>nahdah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10964509331303347619</uri><email>nahdah_77@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='03216135303409571357'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-57202141002668917.post-4414290030263180235</id><published>2008-11-08T16:12:00.000-08:00</published><updated>2008-11-08T16:17:57.152-08:00</updated><title type='text'>Benarkah Pelanggan Anda Adalah Raja?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_p4Zpo0Pj_LI/SRYr0rT8-_I/AAAAAAAAAEU/knBCJsquI8w/s1600-h/DSC07531.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_p4Zpo0Pj_LI/SRYr0rT8-_I/AAAAAAAAAEU/knBCJsquI8w/s320/DSC07531.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266444998235978738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi Pemasaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah Pelanggan Anda Adalah Raja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pepatah lama mengatakan: Pelanggan Adalah Raja! Dan jika bicara mengenai hal yang satu ini, siapapun yang merasa sebagai pebisnis - entah kecil-kecilan atau level korporasi raksasa - pasti akan mengamini pepatah tersebut. Pelanggan atau pelanggan adalah sumber penghidupan utama bagi setiap bisnis, dari merekalah semua kegiatan bisnis menerima aliran darah segar yang disebut oleh para ahli keuangan jaman sekarang sebagai 'arus kas positif' yang memberikan energi bagi aktivitas entitas-entitas bisnis yang menjalankannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu dapat dimengerti apabila sebagian besar aktivitas dan sumber daya dari entitas-entitas bisnis yang didapuk pada pundak divisi marketing dan penjualan dicurahkan untuk 'mengamankan' atau mempertahankan jumlah pelanggan yang dimiliki, tentu saja agar bisnis dapat bertahan dan terus bertumbuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara soal 'mengamankan' pelanggan, berarti kita bicara bagaimana memuaskan mereka dan menjaga, bahkan bila mungkin meningkatkan tingkat kepuasan tersebut. Seluruh pebisnis yang sadar betul akan pelanggan mereka sebagai asset pasti akan melakukan hal ini. Akan tetapi, upaya ini juga bukan tanpa konsekuensi. Pelanggan kita yang pastinya adalah manusia juga itu, memiliki sifat-sifat dasar yang persis sama jika menyangkut tentang kepuasan: Bila sudah mencapai tingkat kepuasan tertentu, mereka ingin lebih dan lebih lagi. Dari sudut pandang humanis (apalagi hedonis) hal ini tentu saja lumrah, namanya juga manusia. Tetapi dari sisi pengelolaan perusahaan, entitas bisnis menanggung konsekuensi untuk mengeluarkan BIAYA yang tidak sedikit demi memuaskan pelanggannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, mengacu kepada argumentasi di awal, bahwa biaya itu memang harus dikeluarkan untuk menjaga keutuhan asset pelanggan dari entitas bisnis. Akan tetapi, hal ini sebenarnya masih dapat dikritisi lebih jauh lagi alias bukan lagi hal yang sifatnya taken for granted. Pertanyaan penting mengenai hal ini adalah "Apakah biaya yang saya/kita keluarkan sepadan dengan hasil yang kita dapatkan?" Disinilah pentingnya bagi seorang marketer untuk juga mampu memahami indikator-indikator yang biasa digunakan oleh para analis keuangan. Pertanyaan ini menjadi penting karena setelah dianalisis lebih jauh, biaya marginal yang harus dikeluarkan untuk mempertahankan seorang pelanggan dengan cara memuaskan mereka dapat saja lebih tinggi daripada kontribusi pelanggan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pemikiran ini, kemudian berkembang pemikiran untuk 'memilah' pelanggan menjadi kategori-kategori tertentu. Dengan memilah pelanggan, upaya dan biaya yang dikerahkan untuk memuaskan mereka dapat menjadi lebih terfokus pada kategori-kategori tertentu yang memang memberikan dampak yang signifikan terhadap penjualan dan pertumbuhan arus kas perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu konsep untuk memilah dan memetakan pelanggan tersebut adalah konsep "Value of Customer vs Value to Customer" dari Gupta &amp; Lehman (2005). Value of Customer adalah indikator seberapa tinggi nilai yang diberikan oleh pelanggan kepada perusahaan, sementara Value to Customer berbicara mengenai seberapa tinggi nilai dari produk dan/atau layanan yang diberikan oleh perusahaan kepada pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Value OF Cust&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;High&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. VULNERABLE CUSTOMER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. STAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. LOST CAUSES&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Low&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. FREE RIDER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;High&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Value TO Cust.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kategori yang pertama, yaitu "Vulnerable Customer", di mana pelanggan memiliki nilai atau kontribusi yang tinggi bagi perusahaan, namun pelanggan tersebut hanya menerima nilai produk atau layanan yang rendah dari perusahaan. Pelanggan dengan kategori seperti ini sangat potensial untuk menjadi pelanggan kecewa dan beralih pada produk lain. Apabila terjadi hal seperti itu, maka itu berarti potensi kerugian bagi perusahaan, mengingat kontribusi pelanggan seperti ini cenderung tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kategori kedua, "Lost Causes", yaitu pelanggan yang memberikan kontribusi yang rendah pada perusahaan dan pelanggan tersebut juga hanya menerima produk atau layanan 'seadanya'. Tipikal pelanggan seperti ini tentu tidak tepat untuk diberikan treatment marketing yang jor-joran apabila kita mengharapkan peningkatan kontribusi pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi yang lebih buruk terjadi pada kategori "Free Rider", yaitu pelanggan yang hanya memberi kontribusi rendah tetapi karena satu dan lain hal menikmati layanan 'berlebih'. Memelihara pelanggan seperti ini cenderung hanya akan mengikis kas perusahaan dan menghalangi perusahaan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara kategori pelanggan yang terakhir adalah pelanggan yang benar-benar merupakan Raja bagi perusahaan. Pelanggan seperti ini memberikan kontribusi yang tinggi sekaligus juga menerima layanan tingkat dan produk dengan nilai yang tinggi dari perusahaan. Contoh pelanggan seperti ini adalah nasabah priority banking dan penumpang pesawat kelas eksekutif. Jumlah mereka biasanya tidak terlalu besar, namun memberi kontribusi yang signifikan terhadap revenue perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, apabila anda sudah merencanakan untuk mengalokasikan anggaran dan program untuk memuaskan dan mempertahankan pelanggan anda dengan memperlakukan mereka sebagai raja, yakinkan bahwa anda hanya memperlakukan raja yang sebenarnya sebagai raja!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/57202141002668917-4414290030263180235?l=nahdah-nahdah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nahdah-nahdah.blogspot.com/feeds/4414290030263180235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=57202141002668917&amp;postID=4414290030263180235' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/57202141002668917/posts/default/4414290030263180235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/57202141002668917/posts/default/4414290030263180235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nahdah-nahdah.blogspot.com/2008/11/benarkah-pelanggan-anda-adalah-raja.html' title='Benarkah Pelanggan Anda Adalah Raja?'/><author><name>nahdah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10964509331303347619</uri><email>nahdah_77@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='03216135303409571357'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_p4Zpo0Pj_LI/SRYr0rT8-_I/AAAAAAAAAEU/knBCJsquI8w/s72-c/DSC07531.JPG' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-57202141002668917.post-43439037787586088</id><published>2008-11-05T17:53:00.000-08:00</published><updated>2008-11-05T18:07:36.532-08:00</updated><title type='text'>Oktober 6, 2008</title><content type='html'>jam 08:53..&lt;br /&gt;Ry...&lt;br /&gt;Ternyata kekuatan pikiran itu benar adanya. Sewaktu di Sekolah Alam, sempat terpikir di kepalaku, bagaimana jika aku mengalami kecelakaan. Itu terpikir karena di tasku ada uang yang cukup banyak untuk membuat orang mengambil kesempatan dalam kecelakaan.&lt;br /&gt;Dan ternyata.... hanya selang 15 menit, apa yang terpikir itu terjadi. &lt;br /&gt;Pagi ini aku kecelakaan ringan... Sebenarnya tidak semua itu serta merta menjadi kesalahanku.Aku hanya mencoba maju sedikit untuk mengatur posisi motorku.Tapi tanpa ku sengaja motorku menyenggol mobil yang ada di sebelah kiri yang ada dalam posisi berhenti. Kejadian itu terjadi kala berada diperempatan dan akan belok ke kanan. Sontak ku rem motorku dan kuturunkan kedua kakiku untuk menahan mobil yang oleng.&lt;br /&gt;Tapi serta merta ada sebuah motor yang malah menabrakku dari belakang. Aku langsung gugup. Terlebih ketika ada seorang anak kecil jatuh tepat di depan motorku. Badanku langsung gemetar. Bukan karena nyeri ditangan atau kakiku. Tapi aku takut terjadi apa-apa dengan anak itu. Alhamdulillah anak tersebut tidak mengalami cedera. Hanya kaget. &lt;br /&gt;Aku langsung terpikir, pastilah aku juga akan lebih gugup jika kecelakaan ini terjadi dan aku sedang membawa kedua anakku. Na'uzubillah...&lt;br /&gt;Untunglah kejadian itu berakhir tanpa saling menyalahkan siapa pun. Aku jadi lega.&lt;br /&gt;Hanya saja, kaca spion sebelah kanan motorku patah, kaca speedometernya pecah. Tapi aku masih beruntung... bukan tangan ku yang patah, bukan juga kepalaku yang pecah...&lt;br /&gt;Allah... ampuni aku yang kurang berhati-hati hari ini.&lt;br /&gt;Diary... dari kejadian ini aku dapat belajar, jangan pernah berpikir 'BAGAIMANA JIKA'di saat kita hendak bepergian, sedekat atau sejauh apa pun itu. Karena kekuatan pikiran kita yang akan mewujudkannya menjadi kenyataan. (Dan itu seringkali terjadi padaku tanpa ku sadari).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/57202141002668917-43439037787586088?l=nahdah-nahdah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nahdah-nahdah.blogspot.com/feeds/43439037787586088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=57202141002668917&amp;postID=43439037787586088' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/57202141002668917/posts/default/43439037787586088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/57202141002668917/posts/default/43439037787586088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nahdah-nahdah.blogspot.com/2008/11/oktober-6-2008.html' title='Oktober 6, 2008'/><author><name>nahdah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10964509331303347619</uri><email>nahdah_77@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='03216135303409571357'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-57202141002668917.post-7751261618889689739</id><published>2008-05-17T01:12:00.000-07:00</published><updated>2008-11-03T21:23:50.110-08:00</updated><title type='text'>Oh, Bisnis Selular...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_p4Zpo0Pj_LI/SC66o5vQfXI/AAAAAAAAAA8/bNJ3DbFrWQI/s1600-h/DSC00091.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_p4Zpo0Pj_LI/SC66o5vQfXI/AAAAAAAAAA8/bNJ3DbFrWQI/s320/DSC00091.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201299831516069234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Kata orang, bisnis yang paling mudah, murah, terjangkau dan prospektif adalah jualan voucher. Bener banget! Eit... tapi itu sih dulu, taon 2000an, di mana keuntungan per-voucher bisa nyampe 5000 perak. Mulai tahun 2005, keuntungan dari bisnis ini sudah mulai surut. Saking mudah dan murahnya (dalam urusan modal, cukup modal 5 juta aja sudah bisa jalan, dan ga perlu nyiapin tempat gede ), penjual voucher saat ini bak jamur di musim hujan. Siape aje bise!! Dan yang membuat tidak menguntungkan itu justru adalah mereka-mereka sendiri yang menyusul buka lapak belakangan.&lt;br /&gt;    Dengan dalih merekrut pelanggan, harga yang dikeluarkan oleh mereka biasanya lebih murah (biasanya selisih 500 perak) dari harga yang ditawarkan oleh konter-konter sebelumnya, padahal mereka belum tentu bisa bertahan lama dengan keuntungan yang minim itu. Cuma yang bisa berpikir inovatif dan kreatiflah yang bisa bertahan. Dan itu.... gak cukup dengan modal 5 juta doang. Perlu bakat dan keahlian yang lebih dari sekedar menjual vocer, yang gak mungkin bisa di ikutin oleh semua orang. So, untuk keluar dari 'Red Ocean' yang berdarah-darah itu, perlu strategi 'Blue Ocean'.&lt;br /&gt;   Tapi untuk konter yang satu ini, Ilham Cell, hal itu tidak menjadi masalah, karena di konter ini anda akan mendapatkan apa yang anda butuhkan untuk HP anda. Konter yang terletak di Jakarta Utara ini telah menjuarai Red Outlet Community 3 kali berturut-turut sejak tahun 2007, mulai dari ROC 4 sampai dengan ROC 6. Dan untuk tahun ini akan menerima kembali gelar juara I best sales se Jakarta Utara yang akan diumumkan pada tanggal 10 November 2008 di Mangga Dua Square Jakarta. Konter yang bernama Ilham Cell ini berhasil mengumpulkan poin penjualan perdana sebanyak 200 ribu lebih sampai dengan akhir bulan oktober 2008 ini.&lt;br /&gt;So....? vocer murah? Siapa takut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/57202141002668917-7751261618889689739?l=nahdah-nahdah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nahdah-nahdah.blogspot.com/feeds/7751261618889689739/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=57202141002668917&amp;postID=7751261618889689739' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/57202141002668917/posts/default/7751261618889689739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/57202141002668917/posts/default/7751261618889689739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nahdah-nahdah.blogspot.com/2008/05/ada-vocer-mas.html' title='Oh, Bisnis Selular...'/><author><name>nahdah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10964509331303347619</uri><email>nahdah_77@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='03216135303409571357'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_p4Zpo0Pj_LI/SC66o5vQfXI/AAAAAAAAAA8/bNJ3DbFrWQI/s72-c/DSC00091.JPG' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-57202141002668917.post-8768285636716905664</id><published>2008-05-16T04:07:00.000-07:00</published><updated>2008-05-16T04:15:50.177-07:00</updated><title type='text'>ceriakan hidup</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_p4Zpo0Pj_LI/SC1ry5vQfUI/AAAAAAAAAAc/E1vbQRu-XyM/s1600-h/DSC09652.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_p4Zpo0Pj_LI/SC1ry5vQfUI/AAAAAAAAAAc/E1vbQRu-XyM/s320/DSC09652.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200931666919456066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Masa anak-anak adalah masa yang paling indah, tanpa beban pikiran, berbuat sesuka hati, poko'e sing penting hepi. Cuma karna keduanya super aktif, kadang bikin induknya kewalahan.Kata orang seeh.... ga jauh dari DNA emaknye.&lt;br /&gt;Tapi, salut deh dengan kekuatan fisik mereka. Cuma sayang... Gigi depannya Faiz tinggal 1 akibat keaktifannya sendiri... (jatoh, kepentok, patah deh!) So, dia jadi sayang banget ma gigi depannya itu. Kalo jatoh... yang diinget giginya duluan deh...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/57202141002668917-8768285636716905664?l=nahdah-nahdah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nahdah-nahdah.blogspot.com/feeds/8768285636716905664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=57202141002668917&amp;postID=8768285636716905664' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/57202141002668917/posts/default/8768285636716905664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/57202141002668917/posts/default/8768285636716905664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nahdah-nahdah.blogspot.com/2008/05/ceriakan-hidup.html' title='ceriakan hidup'/><author><name>nahdah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10964509331303347619</uri><email>nahdah_77@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='03216135303409571357'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_p4Zpo0Pj_LI/SC1ry5vQfUI/AAAAAAAAAAc/E1vbQRu-XyM/s72-c/DSC09652.JPG' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-57202141002668917.post-1175799410201531393</id><published>2008-05-16T03:50:00.000-07:00</published><updated>2008-05-16T04:21:52.537-07:00</updated><title type='text'>about me</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_p4Zpo0Pj_LI/SC1p_ZvQfTI/AAAAAAAAAAU/Pnlb_nHgwd0/s1600-h/DSC09725.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_p4Zpo0Pj_LI/SC1p_ZvQfTI/AAAAAAAAAAU/Pnlb_nHgwd0/s320/DSC09725.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200929682644565298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salwa dan Faiz, sepasang jagoan yang kadang bikin pusing, tapi sepi dengan ketidak beradaannya, adalah dua mutiara yang sulit terpisahkan dari hidup. Ibu keduanya, Nahdah, awalnya seorang ibu rumah tangga yang punya usaha di rumah. So pasti... mereka jadi manja banget! Tapi semenjak ibunya memasuki dunia kantoran, keduanya terlihat lebih mandiri, mandi sendiri, makan minum sendiri... eh, gak ding, berdua. Kan sepasang....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/57202141002668917-1175799410201531393?l=nahdah-nahdah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nahdah-nahdah.blogspot.com/feeds/1175799410201531393/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=57202141002668917&amp;postID=1175799410201531393' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/57202141002668917/posts/default/1175799410201531393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/57202141002668917/posts/default/1175799410201531393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nahdah-nahdah.blogspot.com/2008/05/about-me.html' title='about me'/><author><name>nahdah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10964509331303347619</uri><email>nahdah_77@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='03216135303409571357'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_p4Zpo0Pj_LI/SC1p_ZvQfTI/AAAAAAAAAAU/Pnlb_nHgwd0/s72-c/DSC09725.JPG' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry></feed>